Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang dengan luar biasa cepat. Saya
masih ingat beberapa tahun lalu, satu-satunya cara yang "murah" untuk
berkomunikasi dengan kerabat jauh adalah dengan berkirim surat. Betapa
saat itu tukang pos selalu menjadi orang yang sangat dinantikan
kehadirannya. Bahkan penggunaan telepon pun masih sangat jarang
dilakukan karena hanya orang-orang tertentu yang memiliki piranti
tersebut. Saat itu sulit sekali membayangkan bahwa saat ini semua orang
bisa berkomunikasi secara mudah dan murah. hampir setiap orang sekarang
mempunyai perangkat telekomunikasi yang bisa digunakan, handpone adalah
salah satu contoh paling kecil.
Kemajuan teknologi
berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat. Semakin tinggi tingkat
kecanggihan suatu perangkat teknologi tentu mempunyai biaya dan harga
yang semakin tinggi. Hanya orang-orang tertentu yang bisa menikmati
perkembangan teknologi yang semakin canggih ini. Piranti-piranti semacam
komputer tablet, smartphone dan lain sebagainya masih menjadi barang
mewah yang hanya bisa diimpikan sebagian besar orang indonesia. Rakyat
miskin hanya bisa melihat dan bahkan mungkin tidak mengetahui manfaat
dan beragam fitur yang bisa dinikmati dari perangkat-perangkat canggih
tersebut.
Teknologi
yang tinggi sudah seharusnya menjadi hak yang bisa dinikmati setiap
warga negara. Harusnya di setiap sekolah, baik negeri atau swasta
mempunyai perangkat-perangkat teknologi yang lengkap, seperti komputer
dan jaringan internet untuk semua siswa. Hal ini bertujuan agar setiap
siswa sudah terbiasa dengan teknologi dan belajar lebih baik lagi,
sehingga kita tidak menjadi negara yang ketinggalan jaman. Tetapi sat
ini, di Indonesia sekolah-sekolah semacam itu hanya ada untuk kalangan
"atas" yang tentunya berbiaya besar.
Yang justru amat
sangat disayangkan adalah, dengan jumlah penduduk yang begitu besar kita
hanya mampu menjadi konsumen atas produk-produk negara lain. Salah satu
yang menyedihkan adalah indonesia mendapat julukan dari negara-negara
lain sebagai "Blackberry Nation". Tak heran memang karena jumlah
pengguna blackberry di Indonesia luar biasa besar. Tapi yang sangat
disayangkan dari hal ini adalah fakta bahwa negara-negara lain lebih
memilih Iphone yang mempunyai fitur dan tinggat kecanggihan yang jauh
lebih tinggi. Sebagian besar warga negara Indonesia masih bangga hanya
dengan menjadi konsumen produk-produk yang ternyata sudah ketinggalan
jaman. Sebuah ironi, dan kita semua harus terus belajar lebih baik lagi
sehingga tidak tercecer jauh dibelakang negara-negara modern.
Rabu, 25 Juni 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar